siapa bilang orang sakit ga bisa having fun?

Ya sakit sampai tahap2 tertentu sih… Hehehe…
Hal ini terjadi ketika saya sedang sakit (note ini dibuat, saya masih bed rest).
Buat sebagian orang, sakit mungkin menjadi sarana untuk berkeluh kesah. Ketika kita sakit, gampang sekali kita berbuat kesalahan (=menyakiti) pada orang lain, bahkan pada orang yang kita sayangi. Memang pada masa sakit ini, emosi menjadi labil, buat sebagian orang malah meledak2, dan hal ini tentunya ter-forgiven oleh orang2 di sekeliling kita, sehingga ucapan dan perbuatan kita yg menyakiti orang lain pun terulang.

But enough bout that.
Yang ingin saya share di note ini adalah bagaimana mengalirkan perasaan ‘ga puguh’ ktika kita sedang sakit, menjadi sesuatu yg fun dan mengurangi beban sakit kita sendiri.

Ketika masuk UGD dan di-opname di akhir bulan November, pikiran dan badan saya penuh dgn berbagai macam beban. Mungkin inilah salah satu penyebab ambruknya saya. Senyaman2nya rumah sakit, tentu ‘tidak nyaman’ kan? Apalagi jika teringat biaya yg hrs dikeluarkan nantinya, itulah alasan saya sebegitu nafsunya meninggalkan rumah sakit-hiahahaha🙂

Ketika terbaring kaku diatas ranjang, pikiran saya yg sibuk bekerja keras. Berpikir bagaimana caranya agar pikiran saya pun tidak ikut sakit. Didorong juga dari hati yang terdalam, muncul lah pikiran ttng hobi. Hobi yg telah saya putus ikatannya berbulan2 lalu akibat berbagai macam hal. Akhirnya melalui my trusty ol nokia N 95, saya pun browsing sana sini tentang hobi saya tersebut.

Having goals in our hobby when we are ill, truthfully make our mind sane and fun. Dan ini terjadi pada saya. Saya meninggalkan rumah sakit lebih cepat dari perkiraan dokter. Btw, rekan2 ruangan saya di rumah sakit ada yg mengaduh kesakitan 24/7! Thats the 2nd reason I hve to get out of there! Hahahaha

Bagaimana dengan hobi yg saya bicarakan tadi? It cure me in the inside.
Minggu berikutnya saya memberanikan diri kembali bekerja, namun, terlalu banyak unsur fun yang saya bawa di pikiran sehingga tidak sadar kondisi badan sebenarnya belum mampu, ambruk lagi akhirnya -hehehe.

Yang bisa saya petik hikmahnya:
1. Sakit dan bed rest di rumah sakit itu MAHAL !! Walaupun anda punya asuransi utk hal ini, bayangkan repotnya ketika mengurusinya ketika anda sembuh. Jadikan ini cambuk untuk segera sembuh. Paling tidak di pikiran kita, toh badan memang perlu waktu untuk sembuh.
2. Bernafsulah! Ada alasannya manusia dikaruniai nafsu dan akal. Pikiran yang labil ketika sakit memunculkan nafsu yang berlebih, namun karena kita diberi akal, salurkanlah menjadi hal positif, seperti bernafsu utk segera cepat sembuh agar bisa segera nongkrong kembali di tempat hengout favorit anda🙂
3. Get a HOBBY! Hal2 yang membuat kita enjoy dan relax tentu membuat kita nyaman bukan?

So, have fun when u are ill…🙂

Ps: disebelah saya bed rest skrng, si hobi yg kembali (dan mungkin akan pergi kembali), sedang saya timang2 – hehehee. Berbentuk sebuah replika M4 -I’m a huge fan of Densus 88 POLRI and Detachment Jala Mengkala TNI-AL with their Heckler and Koch (Jaya lah Indonesiaku !!) – lengkap dengan M2 Aimpoint, Vietnam magazine dan Madbull granade launcher, feel the cold steel in my cheek. Kompres yang amat sangat ampuh ketika sedang demam tinggi !! Jauh lebih mujarab hasilnya (for my soul and mind) dibanding 1001 macam obat!! HAHAHAHA